Minggu, 17 Juli 2011

Cinta Yang Tulus dan Abadi

Andai setiap orang tahu, pasti tidak akan ada yang pernah merasa kekurangnan kasih sayang. Sumber dari segala sumber kasih sayang sesungguhnya ada begitu dekat dengan setiap orang. Karena tanpa kasih sayang itu tak akan ada seorang pun yang mampu hadapi. Sebuah kasih sayang yang paling tulus dan paling abadi..

Dialah Allah,sumber dari segala sumber kasih sayang. Sebab Dia lah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..Kasih sayang Nya adalah kasih sayang yang paling tulus. Sebab Dia tidak pernah mengharapkan apapun dari hambaNya. Bukankah setiap ibadah yang kita lakukan adalah demi diri kita sendiri? demi kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat seperti yang telah dijanjikan Nya?

Dan tahukah kita bahwa sesungguhnya Rasulullah pun amat mncntai kita? Di setiap waktu beliau,yang difikirkan adalah umtnya..tahukah kita mengapa kita hanya diwajibakn shalat sehari 5 kali,bukan 50 kali? Sebab rasulullah lah yang memintakan keringanan bagi kita..tahukah kita mengapa shalat tahajud tidak menjadi ibadah yang wajib,tapi hanya sunnah muakkad? Sebab rasulullahlah yang memintakan keringanan. maka shalat tahajud hanya wajib atas beliau,tidak atas umatnya..

Beliau sangat mengerti kekurangan umatnya. Beliau pun sangat  mengerti bahwa kita lah umat yang terlemah dibanding umat-umat yg lain.

Telah tahukah kita bahwa rasul sangat mencintai kita? Bahkan di akhir hayat beliau yang difikirkan nya adalah umatnya? Bukan dari beliau sendiri?

Ketika itu,rasulullah tengah berada dalam keadaan sakaratul maut dan malaikat izrail,sang malaikat pencabut nyawa, pun telah datang dan di samping beliau ada pula teman setia beliau yaitu malaikat jibril. Kemudian rasulullah bertanya kepada jibril, apa yang telah disiapkan Allah? Maka malaikat jibril menjawab Allah telah membuka seluruh pintu surga dan menutup seluruh pintu neraka serta seluruh malaikat berbaris dari langit pertama hingga langit ke-7 untuk menyambut kedataganmu. Tapi beliau tidak tampak senang dengan semua kabar gembira itu, maka kemudian jibril bertanya apakah semua itu tidak menggembirakanmu? Rasulullah hanya diam dan kemudian bertanya "wahai jibril, bagaimana nasib umatku?" maka jibril menjawab tidak akan dihisab seorangpun sebelum umatmu selesai dihisab.. Maka menjadi tenanglah rasulullah dan kemudian dicabutlah nyawa bliau..

Jangan kau bayangkan kematian yang mudah bagi rasul. Ketika itu rasul smpai meminta kepada izrail untuk memperhalus dalam mencabut nyawa..dan kemudian izrail berkata bahwa sesungguhnya it sudah cabutan terhalus dan belum pernah seorang pun dicabut dengan cara yang lebih halus dari bliau..dan tahukah engkau apa yg kemudian dipinta oleh rasulullah? sekali lagi bukan diri beliau yang beliau khawatirkan..tapi nasib umatnya..sebuah permohonan bliau ajukan kepada Allah di detik-detik akhir kehidupan beliau..ya Allah,seandainya bisa,timpakanlah semua rasa sakit itu kepadaku agar tidak perlu seorangpun dr umatku yang merasakan nya..namun permintaan ini tiadalah dikabulkan olh Allah..sebab setiap orang menanggung perbuatannya masing-masing.

Lihatlah,bayangkan,dan resapi..betapa cinta itu begitu tulus..sebuah pengorbanan yang teramat tulus pula..tak mengharap apapun selain kebahagiaan kita semua di dunia dan akhirat..sebuah kisah yang hingga kini masih dikenang dengan indah..dan akan terus dikenang hingga akhir jaman..

dan sudah saatny kita pun bertanya kepada diri kita,sudahkah kita mencintai rasulullah layaknya beliau mencntai kita? sebuah cinta yang juga mampu membuat kita berkorban dengan tulus seluruh jiwa,raga,harta dan segala yang kita miliki? Dan sudahkah kita mencintai Allah sebagaimana semestinya sebagai wujud rasa syukur kita atas segala karunia yang telah diberikan Nya,termasuk rasulullah yang sangat  mencntai kita semua.

Dikutip dari ceramah ustadz abu

by yudistira khusna

5 komentar:

syukron katsir atas postingannya ukhti tira,,,,
ihiiirrr,, senengnya nih pengajian dari Ustadz IDOLAnya ( UST. ABU )....
semoga beliau bisa mengisi kajian di KAmpus kita yah,,,( amien ) tak sabar aku,, kngen ma cara dakwah beliau dalam membawakan syiar ISLAM,,,
so, buat Ukhti Tira,,, ditunggu,, postingan - postingannya yang lain,,,,,,,,,,,,,,

Kata Tira: afwan. Biasa aja de kayanya.
Isinya aja bagus ukh.
Suka ceramahnya, bukan orangnya :)

tambahan dari Tira, bilangnya sosoknya juga. .

ihiiirr,, akhirnya klarifikasi juga,

Cinta terhadap apapun semoga muaranya selalu pada Allah semata,sang maha Kasih.... ^^

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More